KPK Ambil Bagian dalam Pilkada Serentak - Banyaknya Kepala Daerah yang tersangkut kasus korupsi, salah satunya penyebabnya mahalnya biaya yang diperlukan untuk mengikuti ajang demokrasi ini," kata Komisioner KPK Adnan Pandu Praja di Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/5/2015).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana ikut mengawasi pelaksanaan pilkada yang dilaksanakan secara serentak pada Desember 2015, untuk mencegah terjadinya korupsi dan politik uang dalam proses pilkada.
Adnan Pandu Praja menuturkan, tingginya biaya politik yang harus dikeluarkan calon kepala daerah menjadi potensi pejabat negara tersebut melakukan korupsi.
"Jadi sumber utama korupsi bukan semata lemahnya penegakan hukum. Uang mahar sampai biaya kampanye pada akhirnya berpotensi menyandera kepala daerah," ucap Adnan.
Selama ini KPK sering memantau pelaksanaan pilkada di berbagai daerah. Berdasarkan itu, praktik politik uang terjadi di hampir seluruh daerah. Ungkap Adnan.
"Hal tersebut sangat memprihatinkan. Sehingga dalam pilkada serentak ini, kami akan turun langsung memantau pelaksanaannya di 11 daerah yang menggelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur, seperti Bengkulu, Jambi, Lampung, dan Kalimantan Selatan," ujar Adnan.
Dengan SDM yang terbatas, KPK tetap akan mengawasi 11 dari 200 lokasi pelaksanaan pilkada serentak nanti. KPK juga akan menyusun buku putih yang akan menjadi alat ukur kinerja peserta pilkada saat terpilih nanti. [baca juga ; Idrus Marham Serahkan Putusan PTUN Terkait Golkar Kepada KPU RI]
"Sebagai upaya memantau janji implementasi. Itu salah satu komitmen yang bisa ditagih masyarakat. Komitmen ini yang bisa kita pegang untuk mengontrol," ucapnya.
[baca juga ; Pelantikan PPK 16 Kecamatan di Kerinci Segera Dilaksanakan]
Praktik korupsi yang dilakukan kepala daerah pun terjadi karena lemahnya pengawasan DPRD. Hal ini bisa terjadi karena adanya kesepakatan-kesepakatan tertentu antara eksekutif dan legislatif. Tambahnya. [baca juga : KPU RI Khawatir Tahapan Pilkada Serentak Terhambat]
sumber ; kompas.com
Humas PPK Air Hangat Barat
Sabtu, 23 Mei 2015
Share:






1 komentar:
Tanggalnya menyusul
Posting Komentar